Cara Tepat Pemupukan Padi

Tanya: Mohon dijelaskan dosis dan jadwal pemupukan yang tepat untuk tanaman padi agar bisa menjadi pegangan kami dan semua anggota kelompok tani. Selama ini ada perbedaan diantara kami dalam pemberian pupuk. Terima kasih. (M. Rasyid, Makasar) Jawab: Dosis total pupuk untuk tanaman padi sawah adalah 500 kg Petroganik, 270 kg PHONSKA, dan 180 kg Urea per hektar. Bisa juga menggunakan dosis 500 kg Petroganik, 270 kg PHONSKA, 135 kg Urea dan 90 kg ZA per hektar. Pada pemupukan dasar, tanah

Continue Reading

Memadukan Pupuk Organik dengan Pupuk Kimia

Memadukan pupuk organik dengan pupuk kimia bisa dilakukan dengan cara mencampur dengan kadar 70% untuk pupuk organik dan kadar 30% untuk pupuk kimia. Sebaiknya jangan terlalu berlebihan dalam penggunaan pupuk kimia. Hal ini bisa menjadi malapetaka atau kekhawatiran karena pupuk kimia diserap oleh tanah dan tanaman, kemudian tanaman tersebut dikonsumsi oleh manusia. Pastinya sangat berbahaya jika bahan kimia masuk kedalam tubuh. Dilihat dari kandungannya, pupuk organik memiliki kandungan nutrisi yang lebih lengkap baik secar makro maupun mikro. Namun takarannya sedikit dan

Continue Reading

Standar mutu pupuk organik

Standar mutu pupuk organik

Setiap pupuk pastinya memiliki standar mutu tersendiri, hal ini terutama menyangkut tentang standar mutu dari pupuk organik. Balai Penelitian Tanah telah menyusun dasar perumusan Peraturan Menteri Pertanian No. 28/Permentan/SR.130/5/2009. Peraturan Menteri Pertanian tersebut berisi dasar hukum untuk melaksanakan pendaftaran, pengadaan, peredaran, penggunaan, dan pengawasan pupuk organik, pupuk hayati dan pembenah tanah. Pengadaan produk dapat berasal dari dalam dan luar negeri sesuai ketentuan yang berlaku. Bentuk pupuk yang diatur adalah padat (curah/remah, granul/pelet) dan cair/pasta, baik yang diperkaya dengan mikroba maupun

Continue Reading

Pupuk Organik Tingkatkan Kesuburan Tanah

Pupuk Organik Tingkatkan Kesuburan Tanah

Pupuk organik bisa meningkatkan kesuburan tanah, hal ini diketahui setelah dilakukan beberapa penelitian di berbagai lahan yang ada di Indonesia. Beberapa hasil penelitian mengindikasikan bahwa sebagian besar lahan pertanian intensif telah mengalami degradasi dan menurunnya produktivitas lahan, terutama terkait dengan sangat rendahnya kandungan C-organik dalam tanah yaitu <2%, bahkan pada banyak lahan sawah intensif di Jawa kandungannya <1%. Padahal untuk memperoleh produktivitas optimal dibutuhkan C-organik lebih dari 2,0%. Di lain pihak, Indonesia sebagai negara tropika basah yang memiliki sumber bahan

Continue Reading

Pengaruh Bahan Organik Terhadap Produksi Tanaman

Pengaruh Bahan Organik Terhadap Produksi Tanaman

  Pengaruh bahan organik atau alami terhadap produksi tanaman sangat ditunjang oleh keadaaan kesuburan tanah. Seperti yang kita ketahui bahan organik merupakan perekat butiran lepas dan sumber utama nitrogen, fosfor dan belerang. Bahan organik cenderung mampu meningkatkan jumlah air yang dapat ditahan di dalam tanah dan jumlah air yang tersedia pada tanaman. Akhirnya bahan organik merupakan sumber energi bagi jasad mikro. Tanpa bahan organik semua kegiatan biokimia akan terhenti (Doeswono, 1983). Bahan organik merupakan bahan penting dalam menciptakan kesuburan tanah,

Continue Reading

Pemupukan yang tepat bagi tanaman padi

Pemupukan yang tepat bagi tanaman padi

Untuk memahami pemupukan yang tepat  bagi tanaman padi, kita harus mengetahui umur tanaman padi terlebih dahulu. Sekarang ini banyak varietas padi yang beredar dipasaran setelah di seleksi dan diawasi peredarannya oleh pihak pemerintah. Contoh, Inpari 10 berumur 108-116 hari dan Inpari 13 berumur 103 hari. Tetapi untuk padi ciherang dan IR 64 umumnya berumur 115-125 hari. Dengan melihat hal tersebut, kita akan kesulitan untuk menentukan kapan waktu pemupukan yang tepat bagi keduanya. Oleh karena itu, untuk menentukan kapan tanaman padi

Continue Reading

Keunggulan Pupuk Organik

Keunggulan Pupuk Organik

Keunggulan pupuk organik apabila dibandingkan dengan pupuk kimia sangatlah banyak. Pupuk organik terbuat dari bahan-bahan organik yang berasal dari limbah tumbuhan, hewan atau produk sampingan berupa sampah organik dari manusia. Hal ini tentunya jauh berbeda dengan pupuk kimia yang banyak beredar dipasaran. Pupuk kimia terbuat dari bahan-bahan kimia yang bisa berakibat buruk bagi tingkat kesuburan tanah dalam waktu jangka panjang. Pada umumnya bahan organik mempunyai C/N rasio tinggi (besar dari 30), sehingga bila digunakan langsung pada lahan pertanian akan mengganggu pertumbuhan

Continue Reading

Kampung Petroganik Membangun Harapan Petani Desa Kepuhkajang

Kampung Petroganik Membangun Harapan Petani Desa Kepuhkajang

Kampung petroganik digunakan untuk membangun harapan petani  yang ada didesa kepuhkajang. Pupuk petroganik sudah lama dipakai dan didistribusikan oleh pihak petrokimia gresik kepada petani yang ada didsesa kepuhkajang. Hal ini bisa dilihat ketika terjadinya panen raya yang ada didesa tersebut. Panen raya dihadiri Anggota DPR RI Mindo Sianipar, Dirjen Tanaman Pangan Hasil Sembiring, Direktur Utama Petrokimia Gresik Hidayat Nyakman dan Bupati Jombang Suharli Wihandoko Hamparan padi menguning di lahan seluas 54 hektar di Desa Kepuhkajang, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, tampak

Continue Reading

Peran Petroganik Dalam Peningkatan Ketahanan Pangan

Peran Petroganik Dalam Peningkatan Ketahanan Pangan

  Peran petrogani dalam peningkatan ketahanan pangan hal ini bisa dilihat ketika ada panen raya. Hal itu diungkapkan dalam sambutannya pada panen raya Kampung Petroganik di Desa Kepuhkajang, Kecamatan Perak, Jombang. (4/11/2015). Lebih jauh dia mengatakan bahwa dengan jumlah penduduk yang semakin meningkat dan luas lahan semakin sempit, dibutuhkan strategi untuk meningkatkan produksi panen. Salah satunya adalah dengan pemupukan berimbang seperti yang diformulasikan oleh Petrokimia Gresik, dan dikenal dengan 5:3:2. “Dalam kondisi kemarau panjang seperti saat ini di lapangan masih

Continue Reading

Site Footer