Rahasia Keunggulan Petroganik

Mengapa banyak petani sangat percaya pada Petroganik? Karena didalam petroganik memiliki rahasia keunggulan dibandingkan dengan merek pupuk yang sejenis dengan petroganik. Dan yang pasti, pemakaian Petroganik terbukti mampu meningkatkan produksi tanaman milik para petani. Para petani sudah membuktikan bahwa penggunaan Petroganik disertai pupuk anorganik mampu meningkatkan produksi tanamannya. Data hasil panen Demplot yang dikumpulkan dari beberapa daerah menunjukkan kenaikan produksi beberapa jenis tanaman yang mempergunakan Petroganik dalam paket pemupukannya. Pada tanaman padi, diperoleh produksi rata-rata sebesar 8,58 ton GKP, sedangkan petani sekitar 7,47 ton, sehingga ada selisih sebesar 1,1 ton GKP (12,87%). Pada tanaman jagung diperoleh produksi 9,90 ton pipilan kering, petani sekitar memperoleh 8,18 ton, sehingga ada selisih 1,72 ton pipilan kering (17,40%). Pada tanaman kedelai diperoleh produksi 2,29 ton ose, petani sekitar 1,73 ton ose, sehingga ada selisih 0,56 ton ose (24,48%).

Lalu apa rahasia keunggulan Petroganik dibanding pupuk organik lainnya? Salah satu keunggulan utama Petroganik adalah pada kandungan C-organik dan unsur haranya yang tinggi. Bahan baku yang dipergunakan berasal dari kotoran ternak, baik ayam maupun sapi, yang selama ini memang dikenal memiliki kandungan C-organik paling tinggi. Hasil penelitian ilmiah membuktikan, kotoran ternak terutama unggas juga memiliki kandungan hara Nitrogen, Phospor, dan kalium yang lebih tinggi dibandingkan berbagai bahan organik lainnya.

Selain itu, bentuk Petroganik berupa butiran granul memudahkan para petani mengaplikasikan di lahannya. Agar aplikasi di lahan bisa optimal, manajemen PT Petrokimia Gresik melakukan kontrol ketat pada tingkat kekerasan dan kemudahan terurai granul Petroganik yang akan diedarkan di pasaran. Melalui riset dan penelitian panjang, telah didapat teknologi pengeringan butiran petroganik yang efektif menghasilan pupuk Petroganik yang memenuhi kadar air sesuai standar SK. Mentan No. 28/2009, dan mudah larut dalam air. Yang lebih penting, proses ini telah distandarisasi sebagai proses pengeringan baku pada semua pabrik Petroganik, dan selalu dilakukan pemantauan ketat dan terus menerus untuk menjaga kualitas pupuk Petroganik.

Keunggulan lain yang membuat Petroganik berbeda dengan pupuk organik lain adalah adanya formula khusus yang disebut Mixtro. Formula ‘rahasia’ berbentuk cairan ini merupakan produk suplemen yang digunakan untuk memperkaya kandungan hara dalam Petroganik. Mixtro mengandung unsur hara makro dan mikro lengkap yang sangat dibutuhkan tanaman, yaitu: N, P, K, Cu, dan Zn. Mixtro tidak mengandung mikroba sehingga tidak rusak ketika dipanaskan dalam proses produksi Petroganik. Selain mengandung unsur hara yang sangat dibutuhkan tanaman, mixtro juga dapat membantu perkembangbiakan populasi mikroba berguna yang ada dalam tanah.

Selain keunggulan dalam spesifikasi produk, Petroganik juga unggul melalui penempatan unit produksi yang tersebar di beberapa daerah. Hal ini membuat pabrik Petroganik lebih dekat pada sumber bahan baku, sekaligus dekat dengan para petani pemakai Petroganik. Dengan model kemitraan dengan para investor sampai dengan saat ini tercatat telah beroperasi 178 unit produksi di seluruh Indonesia, dengan total produksi mencapai 307.986 ton. Untuk mendukung pemasaran Petroganik telah tersedia 218 gudang penyangga dengan totak kapasitas 650.575 ton. Hal ini ditambah dengan disiapkannya 41 orang supervisor dan 105 orang asisten supervisor yang tersebar di 25 propinsi.

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer